• Website Redesigning Company. Get More Information:
    https://www.jdmwebtechnologies.com/website-redesigning-company.html
    Website Redesigning Company. Get More Information: https://www.jdmwebtechnologies.com/website-redesigning-company.html
    Website Redesign Services
    0 Comments 0 Shares
  • This is the time you should think about to redesign your old website in 2020. We understand you and your business. #bestwebsitedesigningcompany #WebDevelopmentCompany
    This is the time you should think about to redesign your old website in 2020. We understand you and your business. #bestwebsitedesigningcompany #WebDevelopmentCompany
    Get Your Website Designed
    This is the time you should think about to redesign your old website in 2020. We understand you and your business. That’s why UXD Media a…
    MEDIUM.COM
    0 Comments 0 Shares
  • Everyone is well-aware of the importance of digital marketing in today’s world for a business. If you are also running any kind of business and want to avail of the digital marketing services for establishing your strong presence online, then MICSupport is the best one for you. It is the best website where you can avail services for increasing the growth of your business online that even at affordable rates. Why wait, when such an awesome opportunity is waiting for you. Just visit the website and avail of the services. Its customer care helpline available 24*7 for you. Hurry up and avail the services and let your online business touch the height of success.
    https://www.linkedin.com/company/mic-support/
    Everyone is well-aware of the importance of digital marketing in today’s world for a business. If you are also running any kind of business and want to avail of the digital marketing services for establishing your strong presence online, then MICSupport is the best one for you. It is the best website where you can avail services for increasing the growth of your business online that even at affordable rates. Why wait, when such an awesome opportunity is waiting for you. Just visit the website and avail of the services. Its customer care helpline available 24*7 for you. Hurry up and avail the services and let your online business touch the height of success. https://www.linkedin.com/company/mic-support/
    0 Comments 0 Shares
  • Are you looking forward to gaining self-defensive skills or entering the competition? Youth Boxing Training at Warzone Boxing Club is fun and is held in a positive environment. Our professionals use proper mechanics and fundamentals to help build athleticism. Gain confidence in and out of the gym with us today and reach our website to know more about our training classes.
    https://www.warzoneboxing.club/youth-boxing/
    Are you looking forward to gaining self-defensive skills or entering the competition? Youth Boxing Training at Warzone Boxing Club is fun and is held in a positive environment. Our professionals use proper mechanics and fundamentals to help build athleticism. Gain confidence in and out of the gym with us today and reach our website to know more about our training classes. https://www.warzoneboxing.club/youth-boxing/
    0 Comments 0 Shares
  • Penggunaan Huruf Kapital






    Read moore : http://yourwebsitelink.com
    Penggunaan Huruf Kapital Read moore : http://yourwebsitelink.com
    0 Comments 0 Shares
  • Live Stream On Websites: Why You Should Do It?

    Live streaming has helped many brands to leverage. Live Stream on websites helps the brand to attract more traffic thereby increasing sales eventually.

    https://www.dreamcast.in/blog/live-stream-on-websites-why-you-should-do-it/
    Live Stream On Websites: Why You Should Do It? Live streaming has helped many brands to leverage. Live Stream on websites helps the brand to attract more traffic thereby increasing sales eventually. https://www.dreamcast.in/blog/live-stream-on-websites-why-you-should-do-it/
    1
    0 Comments 0 Shares
  • https://articlesforwebsite.com/what-is-electronystagmography-test/
    https://articlesforwebsite.com/what-is-electronystagmography-test/
    0 Comments 0 Shares
  • Penggunaan Huruf Kapital












    Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar.



    Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan:



    1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda.



    2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang.



    Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan:
    "Apa kabar, Bu Intan?"



    Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya:
    Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan.



    3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya.



    Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru



    4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb.



    5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat.
    Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah.

    Contoh:
    "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja)
    "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat)



    Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik.



    Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis.



    Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam.

    Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog.






    Read moore : http://yourwebsitelink.com
    Penggunaan Huruf Kapital Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar. Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan: 1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda. 2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang. Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan: "Apa kabar, Bu Intan?" Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya: Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan. 3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya. Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru 4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb. 5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat. Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah. Contoh: "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja) "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat) Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik. Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis. Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam. Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog. Read moore : http://yourwebsitelink.com
    0 Comments 0 Shares
  • Combat Fighter for Your Practical Survival Guide


    Combat Fighter - The Most Recommended Survival Program



    John Black designed a really handy survival guideline when he was doing the job for the US military that's Called Combat Fighter. For instance, if you would like to possess particular capabilities which will assistance yourself and your family security at home, so this guidebook is suitable for you. Threats are constantly just about everywhere around us without having us realizing when it will comes, so it truly is essential to find out survival guideline just in the event you need to cope with burglars, looters, along with other criminals, there's nothing improper with it. We must continue to keep our consciousness at any time we are. This Combat Fighter tutorial is charged at $37 that can be placed to all corners in the world using the available e-commerce types. Just input the Combat Fighter search term from the search bar, there will be many marketers present this item. What's amazing is, you do not need to worry about this program for the reason that this book is provided with warranty. If you don't really feel the benefits, then John Black will offer again your hard earned money. Aside from your main products, additionally, there are three reward guides that you simply may get for just one immediate bundle, the main points are as follows.


    The primary one is called the "Advanced Awareness Manual" that could enable user to know the strategies of scanning issues finished by the heart, surroundings and surroundings which have been deemed not helpful so that you can develop consciousness and circumstances.


    The next is "lpha Survival Manual" that has recommendations when you are going through an unexpected emergency condition and particularly you and anyone all around you. This can be amazing mainly because it is really a tutorial that may be simple for everyone to grasp, and there are many discourses that help you be far more certain in studying a way since it has the correct selections for you, such as kids and protection in pretty straightforward and different exclusive ways.


    The final package is "Alpha Nation Online Coach Community" and that is a guideline to permit you to link with selected people who are master in the industry of survival guide. You'll have occasions to read their writing, chat with them, trade helpful articles, search for brand new sciences, ask questions, locate unique details, uncover the experiences of person who also pursue survival program, and so on. In reality, on this modern day full of dynamics, the survival manual isn't any longer an alternative since it can be a challenge that everyone will have to know about. For that reason, Combat Fighter tutorial is usually a superior option and will be advisable towards your family and friends.



    Web : http://yourwebsitelink.com
    Combat Fighter for Your Practical Survival Guide Combat Fighter - The Most Recommended Survival Program John Black designed a really handy survival guideline when he was doing the job for the US military that's Called Combat Fighter. For instance, if you would like to possess particular capabilities which will assistance yourself and your family security at home, so this guidebook is suitable for you. Threats are constantly just about everywhere around us without having us realizing when it will comes, so it truly is essential to find out survival guideline just in the event you need to cope with burglars, looters, along with other criminals, there's nothing improper with it. We must continue to keep our consciousness at any time we are. This Combat Fighter tutorial is charged at $37 that can be placed to all corners in the world using the available e-commerce types. Just input the Combat Fighter search term from the search bar, there will be many marketers present this item. What's amazing is, you do not need to worry about this program for the reason that this book is provided with warranty. If you don't really feel the benefits, then John Black will offer again your hard earned money. Aside from your main products, additionally, there are three reward guides that you simply may get for just one immediate bundle, the main points are as follows. The primary one is called the "Advanced Awareness Manual" that could enable user to know the strategies of scanning issues finished by the heart, surroundings and surroundings which have been deemed not helpful so that you can develop consciousness and circumstances. The next is "lpha Survival Manual" that has recommendations when you are going through an unexpected emergency condition and particularly you and anyone all around you. This can be amazing mainly because it is really a tutorial that may be simple for everyone to grasp, and there are many discourses that help you be far more certain in studying a way since it has the correct selections for you, such as kids and protection in pretty straightforward and different exclusive ways. The final package is "Alpha Nation Online Coach Community" and that is a guideline to permit you to link with selected people who are master in the industry of survival guide. You'll have occasions to read their writing, chat with them, trade helpful articles, search for brand new sciences, ask questions, locate unique details, uncover the experiences of person who also pursue survival program, and so on. In reality, on this modern day full of dynamics, the survival manual isn't any longer an alternative since it can be a challenge that everyone will have to know about. For that reason, Combat Fighter tutorial is usually a superior option and will be advisable towards your family and friends. Web : http://yourwebsitelink.com
    0 Comments 0 Shares
  • Combat Fighter for Your Practical Survival Guide


    Combat Fighter - The Most Recommended Survival Program



    John Black designed a really handy survival guideline when he was doing the job for the US military that's Called Combat Fighter. For instance, if you would like to possess particular capabilities which will assistance yourself and your family security at home, so this guidebook is suitable for you. Threats are constantly just about everywhere around us without having us realizing when it will comes, so it truly is essential to find out survival guideline just in the event you need to cope with burglars, looters, along with other criminals, there's nothing improper with it. We must continue to keep our consciousness at any time we are. This Combat Fighter tutorial is charged at $37 that can be placed to all corners in the world using the available e-commerce types. Just input the Combat Fighter search term from the search bar, there will be many marketers present this item. What's amazing is, you do not need to worry about this program for the reason that this book is provided with warranty. If you don't really feel the benefits, then John Black will offer again your hard earned money. Aside from your main products, additionally, there are three reward guides that you simply may get for just one immediate bundle, the main points are as follows.


    The primary one is called the "Advanced Awareness Manual" that could enable user to know the strategies of scanning issues finished by the heart, surroundings and surroundings which have been deemed not helpful so that you can develop consciousness and circumstances.


    The next is "lpha Survival Manual" that has recommendations when you are going through an unexpected emergency condition and particularly you and anyone all around you. This can be amazing mainly because it is really a tutorial that may be simple for everyone to grasp, and there are many discourses that help you be far more certain in studying a way since it has the correct selections for you, such as kids and protection in pretty straightforward and different exclusive ways.


    The final package is "Alpha Nation Online Coach Community" and that is a guideline to permit you to link with selected people who are master in the industry of survival guide. You'll have occasions to read their writing, chat with them, trade helpful articles, search for brand new sciences, ask questions, locate unique details, uncover the experiences of person who also pursue survival program, and so on. In reality, on this modern day full of dynamics, the survival manual isn't any longer an alternative since it can be a challenge that everyone will have to know about. For that reason, Combat Fighter tutorial is usually a superior option and will be advisable towards your family and friends.



    Visit For More Info : http://yourwebsitelink.com
    Combat Fighter for Your Practical Survival Guide Combat Fighter - The Most Recommended Survival Program John Black designed a really handy survival guideline when he was doing the job for the US military that's Called Combat Fighter. For instance, if you would like to possess particular capabilities which will assistance yourself and your family security at home, so this guidebook is suitable for you. Threats are constantly just about everywhere around us without having us realizing when it will comes, so it truly is essential to find out survival guideline just in the event you need to cope with burglars, looters, along with other criminals, there's nothing improper with it. We must continue to keep our consciousness at any time we are. This Combat Fighter tutorial is charged at $37 that can be placed to all corners in the world using the available e-commerce types. Just input the Combat Fighter search term from the search bar, there will be many marketers present this item. What's amazing is, you do not need to worry about this program for the reason that this book is provided with warranty. If you don't really feel the benefits, then John Black will offer again your hard earned money. Aside from your main products, additionally, there are three reward guides that you simply may get for just one immediate bundle, the main points are as follows. The primary one is called the "Advanced Awareness Manual" that could enable user to know the strategies of scanning issues finished by the heart, surroundings and surroundings which have been deemed not helpful so that you can develop consciousness and circumstances. The next is "lpha Survival Manual" that has recommendations when you are going through an unexpected emergency condition and particularly you and anyone all around you. This can be amazing mainly because it is really a tutorial that may be simple for everyone to grasp, and there are many discourses that help you be far more certain in studying a way since it has the correct selections for you, such as kids and protection in pretty straightforward and different exclusive ways. The final package is "Alpha Nation Online Coach Community" and that is a guideline to permit you to link with selected people who are master in the industry of survival guide. You'll have occasions to read their writing, chat with them, trade helpful articles, search for brand new sciences, ask questions, locate unique details, uncover the experiences of person who also pursue survival program, and so on. In reality, on this modern day full of dynamics, the survival manual isn't any longer an alternative since it can be a challenge that everyone will have to know about. For that reason, Combat Fighter tutorial is usually a superior option and will be advisable towards your family and friends. Visit For More Info : http://yourwebsitelink.com
    0 Comments 0 Shares
  • Penggunaan Huruf Kapital












    Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar.



    Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan:



    1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda.



    2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang.



    Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan:
    "Apa kabar, Bu Intan?"



    Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya:
    Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan.



    3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya.



    Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru



    4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb.



    5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat.
    Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah.

    Contoh:
    "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja)
    "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat)



    Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik.



    Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis.



    Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam.

    Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog.






    Read moore : http://yourwebsitelink.com
    Penggunaan Huruf Kapital Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar. Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan: 1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda. 2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang. Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan: "Apa kabar, Bu Intan?" Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya: Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan. 3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya. Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru 4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb. 5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat. Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah. Contoh: "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja) "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat) Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik. Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis. Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam. Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog. Read moore : http://yourwebsitelink.com
    0 Comments 0 Shares
  • Penggunaan Huruf Kapital












    Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar.



    Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan:



    1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda.



    2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang.



    Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan:
    "Apa kabar, Bu Intan?"



    Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya:
    Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan.



    3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya.



    Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru



    4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb.



    5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat.
    Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah.

    Contoh:
    "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja)
    "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat)



    Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik.



    Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis.



    Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam.

    Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog.






    : http://yourwebsitelink.com
    Penggunaan Huruf Kapital Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar. Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan: 1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda. 2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang. Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan: "Apa kabar, Bu Intan?" Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya: Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan. 3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya. Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru 4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb. 5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat. Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah. Contoh: "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja) "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat) Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik. Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis. Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam. Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog. : http://yourwebsitelink.com
    0 Comments 0 Shares
  • Penggunaan Huruf Kapital












    Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar.



    Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan:



    1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda.



    2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang.



    Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan:
    "Apa kabar, Bu Intan?"



    Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya:
    Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan.



    3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya.



    Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru



    4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb.



    5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat.
    Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah.

    Contoh:
    "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja)
    "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat)



    Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik.



    Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis.



    Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam.

    Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog.






    More Information : http://yourwebsitelink.com
    Penggunaan Huruf Kapital Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar. Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan: 1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda. 2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang. Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan: "Apa kabar, Bu Intan?" Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya: Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan. 3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya. Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru 4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb. 5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat. Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah. Contoh: "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja) "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat) Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik. Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis. Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam. Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog. More Information : http://yourwebsitelink.com
    0 Comments 0 Shares
  • Bible Verses When You Feel Alone :- https://perfectbibleverses.com/bible-verses-when-you-feel-alone/ :- Need help finding Bible verses when u feel alone? Go to this website for a big list of Bible verses that will help you remember that God is always with you and that He will never leave you.
    #bibleverseswhenyoufeelalone, #Bibleverseswhenufeelalone, #Biblescripturewhenyoufeelalone, #Bestbibleverseswhenyoufeelalone, #Goodbibleverseswhenyoufeelalone, #Encouragingbibleverseswhenyoufeelalone
    Bible Verses When You Feel Alone :- https://perfectbibleverses.com/bible-verses-when-you-feel-alone/ :- Need help finding Bible verses when u feel alone? Go to this website for a big list of Bible verses that will help you remember that God is always with you and that He will never leave you. #bibleverseswhenyoufeelalone, #Bibleverseswhenufeelalone, #Biblescripturewhenyoufeelalone, #Bestbibleverseswhenyoufeelalone, #Goodbibleverseswhenyoufeelalone, #Encouragingbibleverseswhenyoufeelalone
    0 Comments 0 Shares
  • McAfee offers a high level of security and has an advanced scanning feature. The McAfee firewall secures the users from unknown websites.
    #mcafee.com/activate
    http://mcafeemcafee.uk/
    McAfee offers a high level of security and has an advanced scanning feature. The McAfee firewall secures the users from unknown websites. #mcafee.com/activate http://mcafeemcafee.uk/
    Home
    0 Comments 0 Shares
  • Penggunaan Huruf Kapital












    Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar.



    Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan:



    1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda.



    2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang.



    Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan:
    "Apa kabar, Bu Intan?"



    Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya:
    Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan.



    3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya.



    Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru



    4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb.



    5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat.
    Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah.

    Contoh:
    "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja)
    "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat)



    Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik.



    Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis.



    Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam.

    Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog.






    Web : http://yourwebsitelink.com
    Penggunaan Huruf Kapital Ketika saya beberapa kali membaca naskah calon e-book teman-teman PNBB, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil. Lewat catatan ini, saya akan mencoba memaparkannya satu-persatu dengan tujuan agar naskah kita berikutnya bisa lebih baik lagi. Tapi perlu diingat, saya sebenarnya bukanlah orang yang layak memberikan tips menulis hehe, sebab saya sendiri juga masih mencoba belajar. Apa yang saya tulis ini adalah sekadar untuk berbagi kepada teman-teman, supaya kita bisa sama-sama belajar. Pertama, masih seputar EYD. Saya juga memang bukan orang yang tepat untuk menjelaskan mana EYD yang benar atau tidak, sebab saya sendiri tidak berlatar belakang sastra Indonesia dan sejenisnya. Tapi karena tuntutan mengedit naskah, akhirnya membuat saya belajar lagi membuka-buka buku tentang EYD atau sekadar mencari di internet. Kesalahan yang banyak terjadi yang saya lihat setelah mengedit naskah adalah masalah penulisan EYD. Ada beberapa contoh yang bisa kita angkat dan diskusikan: 1. Penggunaan tanda baca seperti titik, koma, tanda petik, tanda penghubung dan sebagainya yang kurang pas. Terkadang saya menemukan sebuah paragraf dengan kalimat yang sebenarnya belum selesai, tapi sudah titik. Kadang ada kalimat yang seharusnya diberi koma, tapi tidak diberi koma, alhasil kita seperti mendengar orang yang sedang berbicara tanpa jeda. 2. Penggunaan huruf kapital yang tidak pada tempatnya. Kita harus bisa membedakan mana kata sapaan, mana nama orang. Penggunaan huruf kapital untuk kata sapaan haruslah huruf besar, misalnya dalam percakapan: "Apa kabar, Bu Intan?" Berbeda ketika kita menceritakan di luar percakapan, misalnya: Kemarin kami pergi mengunjungi rumah bu Intan. 3. Penggunaan kata baku dan tidak baku. Memang sebaiknya kita perlu menambah pengetahuan tentang kosakata baku. Kadang-kadang antara kedua kata ini sering bertukar, yang harusnya baku jadi tidak baku, dan sebaliknya. Misalnya: baku - justru / tidak baku - justeru 4. Cara penulisan percakapan sebaiknya perlu kita pelajari lagi, bagaimana seharusnya tanda baca diletakkan, di bagian mana huruf kapital digunakan, dsb. 5. Penggunaan awalan "di" yang sering kurang tepat. Sekedar informasi, untuk mengawali kata kerja, awalan "di" haruslah disambung, sedangkan untuk menunjukkan tempat, awalan "di" seharusnya dipisah. Contoh: "Botol itu dibalik olehnya" (kata kerja) "Botol itu ada di balik pohon" (menunjukkan tempat) Dengan semakin giatnya kita memperbaiki EYD, maka naskah kita akan semakin berkurang kesalahan penulisannya, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi pencitraan penulis dan komunitas. EYD yang benar tidak harus mengekang penulis untuk menulis dengan bahasa sehari-hari. Meskipun tidak menggunakan kata sesuai kamus, misalnya: gak, enggak, tapi jika diramu secara apik dengan tanda baca, susunan kalimat dan elemen lainnya, hasilnya bisa jauh lebih baik. Kedua, sebaiknya jika menulis profil penulis, gunakan jenis tulisan narasi, alias menceritakan tentang diri kita, dan bukan sebatas biodata atau keterangan tempat lahir, pekerjaan, dsb. Ada baiknya kita mulai belajar membuat profil berbentuk narasi, sehingga lebih enak dibaca. Selipkan juga prestasi di bidang kepenulisan yang pernah dicapai, misalnya pernah menang lomba menulis, atau karyanya pernah dimuat di media lokal, atau pernah menerbitkan buku, dsb. Ini akan menjadi credit point bagi penulis. Ketiga, ketika membuat sebuah pengantar, jangan lupa juga untuk menjelaskan latar belakang mengapa tulisan/e-book itu dibuat. Dan kalau bisa juga dipaparkan secara singkat deskripsi secara umum tentang e-book yang kita tulis, misalnya tentang apa e-book tersebut, tema apa, dsb. Jika sampul e-book merupakan pintu gerbang/pagarnya, maka pengantar merupakan pintu rumah kita sebelum pembaca memasuki rumah kita lebih dalam. Bagi Anda yang menyukai buku dan gemar membaca, Anda bisa baca-baca ulasan buku yang kami publikasikan di blog. Web : http://yourwebsitelink.com
    0 Comments 0 Shares
  • Choosing #Managed #VPS #Hosting that helps the client to get complete control over the server. Cheap and #Best #VPS Server Hosting #plans by #OnliveServer allow anyone to experience peak performance. It has customizable features so the client can choose the server of the choice according to the website needs.

    https://www.getliveexperts.com/best-managed-vps-hosting-services-online-business-website-onlive-server/
    Choosing #Managed #VPS #Hosting that helps the client to get complete control over the server. Cheap and #Best #VPS Server Hosting #plans by #OnliveServer allow anyone to experience peak performance. It has customizable features so the client can choose the server of the choice according to the website needs. https://www.getliveexperts.com/best-managed-vps-hosting-services-online-business-website-onlive-server/
    0 Comments 0 Shares
  • Responsive Design for #website Offer by Leading #WebDesignCompany –Astrum InfoTech

    http://astruminfotech.over-blog.com/best-36-web-design-development-terms-for-marketer-should-know.html

    We love to cook a #ResponsiveWebDesign for customers at affordable Prices by Astrum InfoTech the best #webdesign & development service provider in Delhi NCR India. So if you’re looking for web design & development service then contact Astrum InfoTech.

    Call on (+91) 8447962375
    Responsive Design for #website Offer by Leading #WebDesignCompany –Astrum InfoTech http://astruminfotech.over-blog.com/best-36-web-design-development-terms-for-marketer-should-know.html We love to cook a #ResponsiveWebDesign for customers at affordable Prices by Astrum InfoTech the best #webdesign & development service provider in Delhi NCR India. So if you’re looking for web design & development service then contact Astrum InfoTech. Call on (+91) 8447962375
    Best 36 Web Design & Development Terms 2020-21 for Marketer Should Know - Astrum Infotech - Website Design & Development Company - Astrum Infotech
    Today Particular Companies are searching the best Web Design and Development Company around the worldwide to design or redesign their own website but they don't know how they get the best website from the company why? Because they don't know about the...
    ASTRUMINFOTECH.OVER-BLOG.COM
    1
    0 Comments 0 Shares
  • Sabkopasal Affiliate Program Earning From Facebook | The first affiliate marketing in nepal

    Hello friends Today i am going to tell you how to become affiliate marketer from nepal and how to apply , how to make website and promote af... https://rajrksone.blogspot.com/2019/08/sabkopasal-affiliate-program-earning.html?m=1
    Sabkopasal Affiliate Program Earning From Facebook | The first affiliate marketing in nepal › Hello friends Today i am going to tell you how to become affiliate marketer from nepal and how to apply , how to make website and promote af... https://rajrksone.blogspot.com/2019/08/sabkopasal-affiliate-program-earning.html?m=1
    Sabkopasal Affiliate Program Earning From Facebook | The first affiliate marketing in nepal
    Hello friends Today i am going to tell you how to become affiliate marketer from nepal and how to apply , how to make website and promote af...
    RAJRKSONE.BLOGSPOT.COM
    1
    0 Comments 0 Shares
  • Best 36 Web Design & Development Terms 2020-21 for Marketer Should Know

    https://www.astruminfotech.com/blog/web-design-and-development-terms/

    Web Design & Development terms for Marketer and customers should know all these or need a #websitedesign and #developmentservice then contact on (+91) 8447962375.
    Best 36 Web Design & Development Terms 2020-21 for Marketer Should Know https://www.astruminfotech.com/blog/web-design-and-development-terms/ Web Design & Development terms for Marketer and customers should know all these or need a #websitedesign and #developmentservice then contact on (+91) 8447962375.
    0 Comments 0 Shares

No results to show

No results to show

No results to show